Masjid Terbaru dan Terbesar di Kanada dibuka


calgary

CALGARY — Masjid terbaru dan terbesar Kanada dibuka hari Sabtu, dipuji oleh Perdana Menteri Stephen Harper sebagai sebuah “khazanah arsitektur.”
Mr. Harper juga dengan tegas membela Jama’at Ahmadiyyah – segolongan Muslim yang teraniaya di beberapa negeri – untuk membangun masjid yang memperagakan “wajah Islam yang benar dan bijaksana.”
“Jama’at ini mengalami sendiri penganiayaan dan diskriminasi disebabkan kepercayaan mereka,” kata beliau ketika berkeliling di kompleks masjid.
“Maka anda sekalian memahami pada tingkat dasar bahwa menggalakkan kebebasan beragama adalah bagian penting bagi perdamaian dan stabilitas di sini dan seluruh dunia.”
Mr. Harper dan Pemimpin Liberal Stéphane Dion berada di antara ratusan orang yang menghadiri pembukaan. Pemimpin ruhani sedunia, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, juga berada di sana dengan para pengikut dari seluruh dunia.
Perdana menteri memuji Pemimpin Ahmadiyyah sebagai seorang “pemenang kebebasan beragama dan perdamaian yang berani,” dan menghargai beliau karena menolak orang yang menyalah gunakan agama dengan memanfaatkannya sebagai pembenaran bagi [melakukan] kekerasan. “Betapapun kita mendefisikan Tuhan, adalah salah untuk membunuh atas nama-Nya,” Mr. Harper berkata.
Kompleks masjid itu meliputi lebih dari 4.300 meter persegi dan termasuk pusat komunitas, ruang kelas, ruang kantor, kawasan anak-anak, dapur, ruang makan dan aula serba guna.
Ciri khas utama yang tampak adalah kubah baja pejal beserta menara baja yang dipasang.
“Ini merupakan satu hari gembira bagi kita, kegembiraan luar biasa, untuk seluruh jamaah,” kata Safeer Kahn, juru bicara Jama’at Ahmadiyyah Calgary.
“Ada ratusan orang yang mengimpikan punya masjid besar ini bagi manfaat mereka – untuk ibadah, untuk kegiatan-kegiatan sosial dan pendidikan. Impian itu telah menjadi nyata hari ini.”
Masjid dengan nilai hampir $ 15-juta dibangun dengan $ 8-juta dari anggota Jama’at Calgary. Ahmadiyyah dari seluruh Kanada juga ikut menyumbang.
“Orang-orang menjual rumah-rumah mereka dan anak-anak memecahkan celengan mereka dan sungguh hal ini merupakan contoh besar dari pengorbanan,” kata Mr. Kahn, dengan menambahkan bahwa kompleks masjid akan terbuka bagi setiap orang, apakah mereka anggota Ahmadiyyah atau bukan.
“Kami menyambut setiap orang di sini, dan masjid ini akan merupakan lambang perdamaian. Saya menjamin anda, warga Calgary akan bangga dengan mempunyai bangunan ini di kota mereka.”
Para anggota Ahmadiyyah, yang berawal di India dan kini mempunyai jutaan pengikut di seluruh dunia, menyebut diri mereka Muslim dan mengikuti ajaran-ajaran Islam yang mendasar.

Baru bulan lalu, ribuan Muslim Indonesia turun ke jalan-jalan Jakarta meminta pemerintah untuk melarang Ahmadiyah. Madzhab ini dianggap non-Muslim dalam konstitusi Pakistan dan sebagian menganggapnya menyimpang.
Mr. Kahn mengatakan bahwa karena diskriminasi di bagian-bagian dunia lainnya maka Ahmadiyyah berkembang di Kanada, di mana kebebasan beragama diberikan.
“Setiap orang dapat mempunyai pendapatnya sendiri dan hal itu tidak mempengaruhi kita. Kita punya tujuan-tujuan kita sendiri dan kita tidak mempercayai jihad dengan kekerasan dan kita percaya bahwa kita selalu membuka tukar pikiran dalam masalah ini.
“Agama adalah urusan pribadi dan orang mempunyai hak untuk menyatakan agamanya maka itulah hak yang Islam berikan pada kita.”
Imam Calgary Sayed Soharwardy, pendiri organisasi Muslims Against Violence and the Islamic Supreme Council of Canada, mengatakan bahwa beliau menghargai hak Ahmadiyyah untuk bebas beragama, tapi tidak menganggap mereka (Ahamdiyah) sebagai Muslim.
“Banyak Muslim yang tidak mengakui bahwa mereka adalah Muslim,” kata beliau baru-baru ini. “Mereka shalat seperti kami, mereka puasa, mereka mengamalkan segala sesuatu kecuali satu bagian kepercayaan ini.
“Mereka adalah kaum Mormon kami. Saya menyebut mereka Mormon kami sebab kaum Mormon mempunyai Joseph Smith dan mereka mempunyai Ahmad. Sebagian orang mengungkapkan kebencian terhadap mereka, tapi dalam kamus saya tak ada kata ‘benci’. ”

calgari2

Perdana Menteri Stephen Harper, kanan, sedang berjabat tangan dengan Imam Jama’at Muslim Ahmadiyyah Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, kiri, dalam pembukaan Masjid Baitun Nur yang baru di Calgary hari Sabtu. Masjid seluas 4.460 meter persegi dan kini merupakan yang terluas di Kanada, dengan ruangan untuk lebih dari 2.000 jamaah. (Todd Korol/Reuters)

  1. baguslah salut buat usaha mereka !meskipun saya bukan bagian dari mereka . memang harusnya kita umat Islam sedunia bersatu tanpa membedakan golongan sehingga Islam menjadi besar &kuat tapi sangat sulit menyingkirkan ego masing2. misalnya Ahmadiyah pun terkesan exlusif & merasa dirinya paling benar tanpa mau membuka dialog dgn yg lain sehingga timbul saling koreksi jikalau diantara kita ada kekurangan.maaf saya melihat apa ahmadiyah bukan sinkretisme agama seperti misalnya :sigh,bahai,budha dll karena sejarah mencatat timbulnya agama sikretisme terbanyak ada di tanah hindustan.karena saya mencoba membaca buku2 tentang Ahmadiyah kayaknya terlalu mengAgung2kan hazrat ghulam ahmad.maknya saya pingin tahu ahmadiyah dari ahmadiyah sendiri,tolong kalau bisa bantu kirim ke email saya: alif_makrus@yahoo.com. terutama pandangan ahmadiyah tentang:tuhan,rosul,ghulam ahmad serta pandangan ahmadiyah terhadap agama lain tertama nasrani.
    ============
    Admin: Silakan langsung ke situs resmi milik Jamaah Ahmadiyah Internasional: http://www.alislam.org

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: