Pasca SKB dan Idul Fitri: Masjid di Mahato, Riau Diruntuhkan


Kembali terjadi, satu masjid dihancurkan, bahkan sekarang masjid tersebut dirobohkan rata dengan tanah.  Kejadian ini berlangsung lima hari setelah Idul Fitri, yaitu Ahad (5/10/2008) sekitar pukul 09.30 WIB. Masjid itu bernama  Mubarak, terletak di kampung Sukamaju km 5, dusun Seimenanti , Desa Tanjung Medan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

(Gambar 1: Masjid Mahato ketika ambruk; dirobohkan ratusan massa)

Awalnya hari itu enam orang tamu datang ke Masjid Mubarak untuk berdialog. Mereka mengatas namakan utusan dari masyarakat. Dalam rekaman video jelas meminta agar kegiatan Jemaat Ahmadiyah di Mahato dihentikan dan masjid Mubarak tidak digunakan untuk beribadah.
“kami minta kegiatan Ahmadiyah diberhentikan di dusun ini.” ujar salah seorang wakil massa.
“Bapak boleh solat dimanapun, asal jangan di mesjid ini” ancam beberapa wakil massa secara serentak.
“Sudah ada 150 orang yang dari dua empat sampai km 5 yang berkumpul ” ancam mereka. “kami hanya punya waktu 2,5 jam” tambahnya.

Menurut salah seorang saksi, para wakil massa itu menuntut agar Jemaat Ahmadiyah membuat satu pernyataan tertulis agar warga Jemaat Ahmadiyah tidak shalat, azan, dan melaksanakan kegiatan.
Beberapa anggota Jemaat mengatakan, “apakah bapak-bapak sanggup mendapat kutukan dari Allah Ta’ala bila melarang kami shalat di sini?”

“Kami siap!” ujar beberapa wakil massa dengan serentak. Oleh karena itu pernyataan itu pun ditulis dan dibacakan kepada massa.

“Surat Pernyatan! Tuntutan masyarakat kilo 5 … kami  Jemaat Ahmadiyah (1) untuk ini tidak melaksanakan sholat jama’ah di mesjid (2) untuk tidak melaksanakan kegiatan pengembangan Jemaat Ahmadiyah tidak (tidak jelas, mungkin “digunakan”) sampai kapanpun…” Belum selesai pembacaan surat pernyataan itu, beberapa orang melempari masjid hingga pembacaan pun tidak dilanjutkan. Kaca-kaca masjid pecah berantakan .

(gambar 2: Tragedi perobohan masjid; massa dengan menggunakan kayu mendobrak sisi-sisi masjid hingga roboh [lihat gambar 1 di atas])

Dengan teriakan takbir, massa terus membabibuta mengadakan pelemparan dan perusakan.  Batu, kayu dan kaca sedikit demi sedikit dilempar ke arah masjid. Selain itu beberapa orang membentuk kelompok dengan membawa kayu panjang. Dan beberapa kelompok yang sudah terbentuk itu  mendobrak tembok yang terbangun dari batako dari berbagai sisi masjid. Sedikit demi sedikit sisi tembok ambruk hingga masjid pun miring. Dan dalam waktu satu jam, masjid pun roboh. Mereka bersorak sorai sambil bertepuk tangan.  Terakhir, lafadz Allah yang ada di puncak masjid dicopot.

“Kami sudah melapor kepada kepolisian. Tanggapan dari Kapolsek dan kapolres bahwa Ahmadiyahlah satu-satunya organisasi di negara kita ini, dimana ketika terjadi satu penyerangan, namun Ahmadiyah tidak melakukan pembalasan. ” ujar Ilham, ketua Jemaat Mahato.
“Dengan suasana hari lebaran ini, kami dari warga Ahmadiyah merasa tertimpa satu kesedihan atau musibah yang besar” ungkapnya.

Jadi Siapakah yang melanggar SKB? dan siapakah yang menentang Tuhan? []

————–

Versi Heri Pemuda Ahmadi di Riau:

Penyerangan atas rumah ibadah kembali terjadi, kali ini menimpa masjid Mubarak, milik Jemaat Ahmadiyah Cabang Mahato/ Tanah Putih tepatnya di KM 5 Desa Tanjung Medan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Atau sekitar 150 Km dari Kota Bagan Siapi-api.

Perusakan Masjid ini terjadi pada HARI MINGGU, tanggal 5 Oktober 2008 sekitar pukul 10 pagi WIB. Bermula dari datangnya 6 orang perwakilan yang mengatas namakan warga setempat dan masuk ke masjid tersebut dengan dalih mengajak musyawarah , kehadiran mereka diterima oleh ketua cabang Ahmadiyah bernama Ilham dan beberapa pengurus JAI lainnya .

Ketegangan sempat terjadi diantara mereka dalam musyawarah itu. karena massa menuntut agar pihak Ahmadiyah harus membuat surat perjanjian untuk tidak menggunakan masjid Mubarak sebagai tempat peribadatan.

karena desakan massa dan untuk menghindari hal-hal terburuk lainnya, akhirnya pihak Ahmadiyah menyanggupi membuat surat pernyataan yang dibacakan oleh Rusli salah satu pengurus JAI yang isinya bersedia untuk tidak menggunakan masjid Mubarak sebagai tempat Ibadah mereka.

Belum sempat selesai dibacakan massa sudah mulai melempari masjid dan merusaknya. Sekitar satu jam berselang bangunan Masjid yang berukuran 8 x 9 M ini sudah rata dengan tanah.

Kejadian ini dipicu dari salah seorang warga setempat yang ditengarai telah Bai’at / masuk kedalam Jama’ah Ahmadiyah. Massa tidak terima dan mendemo Jamaah Ahmadiyah.

Ahmadiyah dianggap aliran sesat di Indonesia oleh sebagian orang terlebih sejak fatwa MUI dikeluarkan beberapa waktu silam.

Kejadian ini sangat disesalkan oleh pihak Ahmadiyah. Aksi anarkis Ini merupakan kejadian yang pertama di pulau Sumatera sejak SKB 3 Mentri dikeluarkan di negeri ini. Kasus ini sudah ditangani Polsek setempat.(Her.)

————

Komentar Penulis berita (Heri di Riau):

Berbela Sungkawa, atas tragedi yang menimpa saudara kita di Mahato, Kabupaten Rokan Hilir-Riau yang masjidnya dirobohkan sampai rata dengan tanah.
Semoga mereka tabah dan tegar menerima cobaan ini. Pelbagai peristiwa yang menyayat hati ini … pasti dan pasti akan menjadi pupuk bagi keimanan orang-orang ahmadi.
siapa yang patut disalahkan?? apakah pengguliran SKB yang belum disosialisasikan dengan benar sampai ke akar rumput??
saya juga lampirkan Narasi+poto yang telah saya kirim ke redaksi PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) alias komunitas Citizen Jurnalist di Senayan Jkt. (gambar 1 dan gambar 2 –admin)

tangis pilu sang khuddam diantara belantara sawit.
heri@riau

Iklan

5 thoughts on “Pasca SKB dan Idul Fitri: Masjid di Mahato, Riau Diruntuhkan”

  1. Secara Pribadi saya turut prihatin atas kejadian pengrusakan mesjid di Mahato, Agama tidak pernah mengajarkan merobohjan mesjid, malah seharusnya membangun mesjid, tapi saya percaya di hati setiap ahmadi ada ketabahan yang luar biasa. hari ini kita menjadi pondasi bagi kemenangan selanjutnya !!

  2. kejadian ini merupakan bukti bahwa umat islam dwasa ini,masih minim akan nilai2 islam dan cenderung taklid pd prinsip2 yg jauh dr ahlaq,allahua,lam smg kt terbimbing pd jalan yg lurus.amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s