Aksi Damai Menolak SKB Tiga Menteri


(Foto Aksi damai AKKBB di depan Gedung PBB. Foto:sukma WFA)

Ratusan orang yang menamakan diri Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) melakukan Aksi damai. Mereka memulai aksinya pukul 10.00 WIB dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Gedung Mahkamah Konstitusi dan berakhir di halaman depan Monumen Nasional (Monas), Selasa (6/5).

Setengah jam dari Bundaran HI, pawai ini singgah di depan gedung PBB (Menara Thamrin) yang ada di Jalan Thamrin, Jakarta. Disana sepuluh perwakilan AKKBB diterima dan menyampaikan kepada perwakilan PBB divisi HAM di Indonesia.

“Mereka berjanji akan secepatnya memmberitahukan ini kepada PBB,” ungkap salah satu wakil aksi ini. “Kami telah melakukan upaya-upaya lewat pemerintah dan kepolisian, namun upaya tersebut tidak maksimal. Pemerintah tetap membiarkan kekerasan terhadap satu golongan terjadi. Ini termasuk tindakan kriminal,” tambahnya.

Dalam orasinya, diserukan bahwa Indonesia adalah Negara hukum dan konstitusional. Ini berarti segala proses penyelenggarannnya dilakukan berdasarkan konstitusi dan hukum, bukan atas desakan dari kelompok/keyakinan atau golongan tertentu yang anti demokrasi dan menghalalkan kekerasan.ereka juga menuntut pemerintah agar menjamin hak-hak kebebasan dasar setiap warga Negara tanpa terkecuali.

(Foto Para peserta aksi damai di depan Monas. Foto Foto:sukma WFA)

Anick dan Asvinawati juga menyerukan kepada para peserta aksi damai untuk menolak tegas sikap-sikap dan perilaku intoleransi dan segala bentuk kekerasan serta menjamin penegakan hokum atas siapapun yang bersalah tanpa pandang bulu. Dengan demikian mereka menuntut agar Presiden dan para mentrerinya untuk meninjau ulang dan membatalkan penerbitan SKB tiga menteri tentang pelarangan terhadap Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

Aksi ini berjalan lancer tanpa hambatan apapun karena Polisi ikut membantu mengatur lalulintas untuk memperlancar rute perjalanan para perserta aksi.

Beberapa bunyi spanduk yang dikibar-kibarkan antara lain:
“SAVE OUR NATION, SAVE AHMADIYAH” (Selamatkan Negara kita, selamatkan Ahmadiyah)
“SELAMATKAN MARTABAT BANGSA, SELAMATKAN AHMADIYAH”
“ISLAM LOVES PEACE” (Islam Mencintai Kedamaian)
“FATWA ADALAH PENDAPAT HUKUM, TIDAK MENGIKAT SECARA HUKUM”
“INDONESIA IS NOT ISLAMIC STATE” (Indonesia bukanlah Negara Islam)
“STOP KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA”

Terakhir, pukul 13.45 WIB, acara yang melibatkan ratusan orang ini ditutup dengan doa bersama dari berbagai agama dan kepercayaan. []

    • Iskandar Gumay
    • Mei 7th, 2008

    Naree Takbir Allahu Akbar….
    Ahmadiyah Zindahbad….
    Ahmadiyah Zindahbad….

  1. Mana foto2-nya, Bro?
    Kok ga ada

    :-p
    ——————-
    comming soon..

  2. O ia, ada tuh!

    :-)

  3. Salut untuk mereka yang menghargai agama berbeda. Tapi bagi ahmadiayah jangan lah mencatut salah satu “Brand” sangat disayangkan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: